Selain rumah warga, banjir juga merusak tiga unit rumah dan sejumlah fasilitas umum. Meski demikian, BPBD memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Dua KK memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Proses pendataan dan bantuan masih terus berjalan,” tambah Akris.
Langkah Tanggap Darurat
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Morowali Utara telah diterjunkan untuk melakukan koordinasi dengan aparat desa dan kelurahan, menjalankan asesmen kebutuhan darurat, dan memantau kemungkinan banjir susulan atau potensi longsor lebih lanjut.
Pihak BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama mereka yang tinggal di sekitar aliran sungai dan wilayah rawan longsor, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.***


