Selain itu, sekitar 30 rumah mengalami genangan di area pekarangan. Kondisi darurat memaksa sekitar 30 warga mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga terdekat.
Upaya Pencarian dan Penanganan Darurat
BPBD Jember bersama relawan, aparat desa, dan tim SAR langsung melakukan evakuasi serta pencarian korban.
Namun, operasi sempat terkendala minimnya pencahayaan dan gangguan listrik pada malam kejadian.
Pencarian dilanjutkan pada Selasa, 3 Februari 2026, dengan tambahan personel dan peralatan pendukung.
Meski debit air Sungai Badean mulai menurun, warga diminta tetap waspada karena potensi cuaca buruk masih berlanjut.
Selain fokus pencarian korban, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah pemulihan, mulai dari pembersihan lumpur, dapur umum, hingga layanan kesehatan bagi warga terdampak.(*)
