KITAINDONESIASATU.COM- Di tengah krisis iklim global yang semakin nyata, bambu hadir sebagai solusi alami yang menyimpan potensi luar biasa bagi keberlanjutan lingkungan. Tak hanya menjadi jawaban atas tantangan ekologis, bambu juga membuka peluang ekonomi besar bagi Indonesia.
Hal ini ditegaskan oleh Hashim S. Djojohadikusumo, Utusan Presiden Bidang Energi, Iklim dan Lingkungan Hidup, yang menyuarakan harapannya agar Indonesia menjadi pusat pelatihan dan pelestarian bambu dunia.
Menurut Hashim, Indonesia memiliki ragam jenis bambu dengan kualitas terbaik di dunia. Oleh karena itu, gerakan menanam bambu, baik yang dilakukan oleh kepala daerah, menteri, maupun masyarakat umum, harus mendapat dukungan penuh.
“Siapa pun yang terpanggil untuk menanam bambu, harus kita dukung penuh. Baik dari kalangan penyelenggara negara maupun inisiatif warga masyarakat,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat 20 Juni 2025.
Dukungan tersebut disampaikan Hashim saat menerima sejumlah tokoh dan pakar bambu beberapa pekan lalu. Salah satu yang hadir adalah Ketua Yayasan Bambu Indonesia, Aki Jatinika Naggamihardja.
Hashim menegaskan, bambu memiliki manfaat besar, baik secara ekologis maupun ekonomis. Ia menyebut bahwa kebutuhan dunia terhadap bambu kini terus meningkat, seiring dengan tingginya kesadaran akan isu lingkungan.
“Pesan penting dari semangat menanam bambu harus dimaknai sebagai wujud tingginya kesadaran dan kepedulian kita dalam merawat lingkungan hidup,” kata Hashim.
Menurutnya, isu iklim dan lingkungan hidup telah menjadi perhatian dunia. Kekhawatiran akan krisis iklim, berkurangnya oksigen, dan meningkatnya suhu bumi menjadi alasan penting bagi semua pihak untuk bergerak bersama merawat alam.
“Ini sangat penting, karena masalah iklim dan lingkungan hidup itu sudah menjadi isu besar dunia. Apalagi, dalam konteks kekhawatiran warga dunia saat ini terhadap krisis iklim, berkurangnya oksigen dan panas bumi yang meningkat,” ucapnya.
Ia pun mengajak semua pihak, baik di kementerian, provinsi maupun kabupaten-kota, untuk turut ambil bagian dalam upaya merawat lingkungan. Salah satu langkah konkret yang disarankannya adalah dengan menanam bambu, yang diketahui mampu menghasilkan oksigen dalam jumlah besar.
“Dari aspek lingkungan hidup, bambu juga termasuk tanaman yang memiliki kemampuan menyerap air cukup tinggi. Ini penting untuk mengatasi masalah banjir dan tanah longsor,” tambahnya.

