KITAINDONESIASATU.COM – Drama panas tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Persebaya Surabaya akhirnya sukses menumbangkan Persis Solo dengan skor tipis 2-1 dalam laga sengit lanjutan Super League, Minggu (2/11) malam.
Laga berlangsung ketat sejak awal. Persis Solo sempat membuat Bonek terdiam setelah Kodai Tanaka mencetak gol cepat di menit ke-15. Namun, menjelang turun minum, Persebaya membalas lewat Mihailo Perovic yang menutup babak pertama dengan skor imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, pelatih Eduardo Perez melakukan perubahan strategi besar-besaran. Keputusan itu terbukti jitu — Fransisco Rivire memanfaatkan kemelut di depan gawang Persis Solo pada menit ke-51 untuk memastikan kemenangan Bajol Ijo di kandang sendiri.
Pertandingan berjalan keras dan menegangkan. Serangan demi serangan dilancarkan Persebaya, membuat lini belakang Persis Solo kelimpungan hingga peluit akhir berbunyi.
“Pertandingan kali ini benar-benar berat, tapi pemain berjuang luar biasa. Di babak kedua mereka bangkit dan menunjukkan karakter tim besar,” ujar Eduardo Perez usai laga dengan nada lega.
Sementara itu, pelatih Persis Solo Peter De Roo tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. “Kami gagal mempertahankan keunggulan. Ini kesalahan kolektif, bukan individu,” katanya singkat.
Dengan hasil ini, Persebaya kembali menghidupkan asa di papan tengah klasemen, sementara Persis Solo harus menelan pil pahit setelah gagal mencuri poin di kandang lawan. (*)

