KITAINDINESIASATU.COM – Absennya bomber Timnas Irak, Aymen Hussein saat melawan Indonesia tak bisa diremehkan, karena Irak masih menyimpan pemain menakutkan lainnya dalam laga Kualaifikasi Piala Dunia 2026 Minggu, 12 Oktober 2025 dini hari pukul 02:30 WIB nanti.
Setidaknya ada tiga pemain yang harus diwaspadai punggawa Skuad Garuda yakni satu bermain di klub FC Utrecht dan dua bermain di merumput Liga Utama Irak, mereka adalah:
Ketiga pemain itu adalah Zidane Iqbal merupakan pemain muda ptensial Irak dan Aumen Hussein serta Mohanad Ali yang merupakan dua pemain senior yang bermain di Liga 1 Irak.
Zidane Iqbal
Merupakan pemain berposisi gelandang yang merupakan pemain muda berusia 22 tahun menjadi pemain yang dikenal di skuad Irak saat ini.
Di atas kertas Zidane Iqbal berada di atas Marcelino, karena pria berpostur 1,8 meter ini pernah memperkuat Manchester United (MU) yang kemudian sekarang membela klub Belanda FC Utrecht.
Pria kelahiran Inggris ini sempat bermain dua musim di tim senior MU dan sudah tampil untuk negaranya sebanyak 18 kali sejak dubutnya tahun 2022.
Meski catatan bermain dan statistik Zidane masih jauh dari pada Marcelino bukan berarti bisa dengan mudah mengalamhkan Zidane saat di pertandingan nanti.
Sebab Zidane milik Timnas Irak yang dikenal sebagai salah satu kekuatan utama benua Asia dari Timur Tengah.
Aymen Hussein
Pemain senior timnas Irak, Aymen Hussein merupakan pilar penting Irak dalam setiap laga yang dijalani selama ini khususnya di kualaifikasi Piala Dunia 2026.
Pria berusia 29 tahun ini merupakan bomber Irak yang produktif dalam mencetak gol, sejauh ini pria tinggi 1,89 meter ini telah mencetak sebanyak 32 gol untuk negaranya dalam 89 penampilannya.
Aymen saat ini bermain untuk klub Liga 1 Irak AL-Karma yang merupakan pemain tersubur di skuad Irak hingga saat ini.
Pria berposisi sebagai penyerang Irak ini, sejauh ini merupakan pemain tersubur kelima sepanjang sejarah Irak di bawah Husein Saeed mengemas 78 gol, Ahmed Radhi 62 gol, Yonis Mahmoud 57 gol dan Ali Kadhim mengemas 35 gol.
Namun dalam laga melawan Indonesia nanti, Aymen tidak bisa diturunkan karena cedera punggung, sehingga menguntungkan timnas Indonesia dalam laga dini hari nanti.
Mohanad Ali
Pria kelahiran 20 Juni 2000 atau berusia 25 tahun berasal dari klub liga pertama Uni Emirat Arab (UEA) Dibba SCC bakal menjadi senjata utama bersama Zidane Iqbal dalam melakukan pertempuran dengan Timnas Indonesia.
Pria dengan postur tinggi 1,83 meter ini telah mencatatkan termasuk sebagai pemain subur dalam mencetak gol dengan mencatatkan 24 gol dalam 60 penampilan sejauh ini.
Moahanad Ali juga merupakan pemain tersubur kelima dalam sejarah Irak dan memiliki skil yang patut diwaspadai.
Mohanad punya kemampuan dribel, kontrol bola dekat, dan adaptasi teknis yang baik untuk seorang striker.
Dalam deskripsi teknis disebutkan dia mampu menembak dengan kedua kaki dan berbahaya di area penalti.
Dengan postur cukup tinggi cukup efektif untuk duel udara teritama dalam situasi crosing atau bola tinggi di kontak penalti.
Dia pernah bermain di Irak, Qatar, Yunani, dan sekarang di UAE, yang menunjukkan bahwa dia punya kapasitas untuk menyesuaikan diri dengan gaya permainan berbeda. **


