KITAINDONESIASATU.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil tindakan tegas menyusul kegaduhan di media sosial (medsos) terkait gaya hidup mewah Aparatur Sipil Negara (ASN). Sekretaris Kelurahan (Sekkel) Petojo Selatan, Febriwaldi, resmi dicopot sementara dari jabatannya setelah foto-foto yang menampilkan ‘gaya hidup hedon’ miliknya viral.
Unggahan-unggahan Febriwaldi yang beredar di medsos, termasuk foto perjalanan ke luar negeri, serta kepemilikan sepeda motor dan sepeda mewah, dinilai melanggar prinsip pola hidup sederhana yang wajib diterapkan oleh ASN. Tindakan “flexing” ini dianggap mencederai kepercayaan publik dan tidak sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah DKI tentang Disiplin PNS.
Inspektorat DKI Jakarta saat ini tengah memproses pemeriksaan terhadap Febriwaldi untuk menentukan sanksi disiplin lebih lanjut. Pencopotan sementara ini, yang tertuang dalam Keputusan Lurah Petojo Selatan, merupakan respons cepat Pemprov DKI untuk menegakkan aturan.
Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Dhany Sukma, menegaskan bahwa setiap ASN harus menjadi teladan bagi masyarakat, baik dalam kinerja maupun perilaku sehari-hari. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pejabat publik agar menjauhi pamer kekayaan di tengah tuntutan pelayanan prima kepada warga.(*)

