Asimetris: Senjata Utama di Perairan Sempit
IRGCN terkenal dengan doktrin “swarm attack” menggunakan speedboat cepat dan USV kamikaze.
Kendaraan ini dapat diluncurkan dari platform seperti korvet kelas Shahid Soleimani atau IRIS Makran, meski beberapa kini telah dinonaktifkan dalam perang laut Iran AS.
Ancaman Ranjau Laut dan Drone
Meski kapal permukaan berkurang, IRGCN masih memiliki kemampuan menyebar ranjau laut di Selat Hormuz.
Serangan USV Iran terhadap tanker MKD VYOM pada 1 Maret membuktikan bahwa taktik perang asimetris Iran Selat Hormuz tetap efektif menekan jalur pelayaran komersial.
Dampak terhadap Pasokan Energi Global
Sekitar 20% pasokan minyak dunia melintas melalui Selat Hormuz.
Setiap gangguan pada rute ini akibat perang laut Iran AS berpotensi memicu volatilitas harga energi global, menjadikan kekuatan laut Iran faktor strategis yang terus dipantau.
