KITAINDONESIASATU.COM – Pertandingan ujicoba internasional timnas Argentina vs Mauritania bakal digelar Sabtu (28/3/2026) pagi pukul 06:15 WIB.
Sebenarnya laga jeda internasional ini Agentina akan menantang Spanyol pada final Finalissima, namun lantaran terjadinya perang Iran-Israel dan AS kedua tidak mencapai kesepakatan terkait lokasi baru pertandingan.
Argentina akhirnya mencari lawan baru untuk persiapan Piala Dunia 2026 yakni Mauritania yang dipilih lawan tanding Lionel Messi dan kawan-kawan.
Selanjutnya Argentina juga bakal mencari lawan lain dengan menjamu Zambia pada jeda usai laga melawan Mauritania pada jeda internasional kali ini.
Laga Argentina vs Mauritania diperikakan akan menyaksikan sang juara dunia mendominasi lawan mereka yang jauh lebih lemah di Stadion La Bombonera, Buenos Aires, Argentina.
Di kandang La Bombonera timnas Argentina selalu bermain dengan semangat tinggi dan jarang membiarkan kemenangan lepas begitu saja menghadapi lawan yang lebih lemah.
Sementara Mauritania sedang mengalami periode hasil buruk, perwakilan Afrika ini belum menang dalam 5 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.
Masalah terbesar bagi tim asuhan pelatih Aritz Lopez Garai adalah kemampuan penyelesaian akhir mereka yang buruk, karena mereka gagal mencetak gol dalam 4 dari 5 pertandingan terakhir mereka di tahun 2025.
Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Argentina dan Mauritania saling berhadapan di tingkat resmi maupun laga persahabatan.
Di masa lalu, Argentina umumnya memiliki hasil yang sangat baik melawan tim-tim Afrika, hingga mampu memenangkan 6 dari 8 pertandingan terakhir mereka melawan tim-tim dari benua Afrika.
Bagi Mauritania, ini juga merupakan kesempatan pertama mereka untuk berkompetisi melawan negara Amerika Selatan yang sangat tangguh.
Laga kali ini Argentina kehilangan dua pemain bertahan, Leonardo Balerdi dan Gonzalo Montiel, karena cedera, juga lini tengah juga tanpa Giovani Lo Celso.
Sementara striker Lautaro Martinez sedang berpacu dengan waktu untuk pulih dari cedera betis, namun, kembalinya Julian Alvarez dan kehadiran Lionel Messi berarti pelatih Scaloni masih memiliki banyak pilihan memainkan pemain berkualitas.
Di kubu Mauritania, pelatih Garai memanggil empat pemain baru untuk pertama kalinya guna menguji susunan pemain, termasuk talenta muda Djeidi Gassama dari Rangers.
Tim tamu hampir menurunkan skuad terkuat mereka, tetapi kesenjangan dalam kemampuan individu dibandingkan dengan tim tuan rumah merupakan hambatan yang tak teratasi.
Kehadiran Lionel Messi bakal menjadi pusat perhatian menjelang penampilan ke-200 nya untuk tim nasional, menjadi sejarah baru dan laga krusial.
Meskipun sudah melewati masa jayanya, pengaruh dan kemampuan Messi untuk menentukan hasil pertandingan tetap mutlak dan menjadi sorotan para penggemarnya.
Selain itu, Julian Alvarez adalah nama yang patut diperhatikan, striker yang saat ini bermain untuk Atletico Madrid di La Liga ini sedang dalam performa mencetak gol yang sangat baik , dan pertandingan ini menandai penampilan ke-50 nya untuk Albiceleste.
Pelatih Lionel Scaloni diperkirakan akan terus menerapkan formasi 4-3-3 yang fleksibel dengan penguasaan bola yang superior di lini tengah.
Argentina akan melakukan pressing tinggi sejak peluit awal dibunyikan untuk membatasi ruang bermain lawan.
Kerja sama antara Mac Allister dan Enzo Fernandez memungkinkan Argentina untuk beralih dari bertahan ke menyerang dengan sangat cepat berkat umpan terobosan mereka yang akurat.
Mauritania pasti akan memilih gaya bertahan yang dalam dengan banyak pemain di separuh lapangan mereka sendiri.
Pelatih Garai akan menginstruksikan para pemainnya untuk mempertahankan formasi yang rapat guna membatasi kemampuan Messi dan rekan-rekannya untuk menembus pertahanan mereka.
Namun, menghadapi lawan dengan kemampuan mengoper bola yang begitu beragam seperti Argentina, bertahan selama 90 menit penuh terbukti menjadi tantangan yang terlalu besar bagi pertahanan Timnas Argentina.
Area lini tengah akan menjadi titik terpanas saat trio lini tengah Argentina menghadapi pertahanan berlapis Mauritania.
Kreativitas Mac Allister dan kemampuan Enzo Fernandez untuk mengontrol permainan akan menjadi kunci untuk menciptakan ruang.
Di sisi sayap, kecepatan Molina dan Tagliafico akan menciptakan tekanan konstan, memaksa pemain sayap Mauritania untuk mundur ke pertahanan, sehingga menetralisir potensi serangan balik tim tamu.
Prediksi susunan pemain
Argentina (4-3-3):
E. Martinez; Molina, Senesi, Otamendi, Tagliafico; De Paul, Enzo Fernandez, Mac Allister; Almada, Messi, Julian Alvarez.
Mauritania (4-3-3):
Diop; Keita, Ba, Saleck, Abeid; Magassa, Fofana, Hacen; Koita, Diallo, Gassama. **

