KITAINDONESIASATU.COM – Calon gubernur nomor urut tiga (3), Pramono Anung, mengakhiri kampanye akbar di Stadion Madya GBK Jakarta pada Sabtu, 23 November 2024.
Usai kampanye, Pramono Anung mengungkapkan optimisme besar dalam memenangkan Pilkada Jakarta berkat dukungan dari sejumlah mantan gubernur Jakarta seperti Sutiyoso (Bang Yos), Fauzi Bowo (Foke), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Anies Baswedan yang hadir dalam kampanye.
“Bersama kita hadir Bang Foke, Gubernur Jakarta yang pada waktu itu banyak membangun Jakarta. Hadir juga Ahok, keluarga besar Mas Anies Baswedan dan keluarga besar Bang Yos,” ujar Pramono di hadapan sekitar 20.000 pendukungnya.
Pramono yang tampil bersama pasangan calon wakil gubernur Rano Karno, juga didampingi oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, serta partai Hanura, Ummat, dan relawan yang turut mendukung kampanye mereka. Kampanye tersebut semakin meriah dengan kehadiran pendukung sepak bola Jakmania.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono berjanji untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Jakarta dalam 100 hari jika terpilih menjadi gubernur.
“Saya dan Bang Doel, kalau diberikan amanah untuk menjadi Gubernur Jakarta, dalam 100 hari saya akan selesaikan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat,” tegas Pramono.
Dia juga menyoroti berbagai isu penting yang akan segera diselesaikan, seperti masalah Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Sehat, pelayanan untuk lansia, difabel, dan banyak lagi.
Survei Alvara Research Center
Sementara itu, survei terbaru dari Alvara Research Center menunjukkan bahwa pasangan Pramono Anung dan Rano Karno unggul dengan elektabilitas 49% dalam Pilkada DKI Jakarta 2024. Hasil ini lebih tinggi dibandingkan dengan pasangan Ridwan Kamil-Suswono yang meraih 44,5% dan pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana yang hanya mendapat 1,9%.


