Keempat nelayan tersebut sempat terombang-ambing di laut, hingga akhirnya nelayan lain yang sedang melaut datang untuk memberikan bantuan.
Nelayan lain yang melihat kejadian itu kemudian melaporkan insiden tersebut ke pihak Satpolairud Polres Garut.
Petugas kemudian melakukan evakuasi dan menarik kapal Putra Putri ke Pelabuhan Santolo.
Untuk menghindari kejadian serupa, Aep kemugian mengimbau agar para nelayan selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, terutama mengingat cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi selama puncak musim hujan pada Februari hingga Maret ini.
“Nelayan harus selalu waspada, karena cuaca ekstrem dapat mendatangkan angin dan gelombang besar yang sulit diprediksi,” tambahnya. ***
