Dengan penambahan ini, jumlah tentara Lebanon yang tewas akibat serangan Israel—dan tidak terlibat langsung dalam konflik—kini mencapai 14 orang, termasuk dua yang sedang bertugas.
Badan Media Nasional Lebanon juga melaporkan seorang anggota Badan Keamanan Umum tewas dalam penggerebekan hari Rabu.
Konteks Konflik: Sejak 2 Maret 2026
Konflik antara Israel dan Hizbullah kembali memanas sejak 2 Maret 2026.
Serangan udara, artileri, dan operasi darat telah menyebabkan kerusakan infrastruktur luas dan pengungsian massal di berbagai wilayah Lebanon.
Komunitas internasional terus menyerukan deeskalasi, namun upaya diplomasi masih menemui jalan buntu.
Peningkatan korban jiwa itu memperburuk situasi kemanusiaan di Lebanon.
Rumah sakit di berbagai wilayah dilaporkan kewalahan menangani korban. Pasokan obat-obatan dan darah donor mulai menipis.
Badan PBB untuk Pengungsi (UNHCR) memperkirakan puluhan ribu warga Lebanon telah mengungsi sejak eskalasi terkini.

