Di Garut, 160 peserta turnamen domino di Garut ambil bagian dalam kompetisi yang mempertemukan unsur TNI, Polri, ASN, serta masyarakat umum.
Hamzah mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk menentukan pemenang. Lebih dari itu, pertandingan menjadi sarana mempererat hubungan antarpeserta sekaligus membangun kebersamaan.
“Kegiatan ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menjadi juara, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, serta memperkokoh sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat,” tegasnya.
Domino Butuh Konsentrasi dan Strategi
Menurut Hamzah, permainan domino memiliki karakter tersendiri. Peserta tidak hanya membutuhkan keberuntungan, tetapi juga harus mampu menjaga konsentrasi selama pertandingan.
Permainan tersebut juga menuntut ketenangan, strategi yang matang, serta kemampuan membaca situasi secara tepat.
“Karena itu, saya berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan penuh semangat, tetap menjunjung tinggi fair play, kejujuran, dan persaudaraan,” tambahnya.






