“Langkah-langkah ini penting agar korban dapat diminimalkan saat pohon tumbang terjadi,” kata Kevin.
Kevin juga menambahkan bahwa dinas terkait perlu memanfaatkan teknologi modern, seperti sensor pohon, untuk memantau kelembapan tanah dan stabilitas akar pohon, terutama di daerah yang sering terkena banjir atau angin kencang.
Dari informasi yang diberikan BPBD DKI, pada Senin, 2 Desember 2024, tercatat 15 pohon tumbang dan satu sempal akibat angin kencang.
Rinciannya adalah tujuh pohon tumbang di Jakarta Selatan, lima pohon tumbang dan satu sempal di Jakarta Utara, satu pohon tumbang di Jakarta Barat, dan dua pohon tumbang di Jakarta Timur. Akibat peristiwa tersebut, tiga unit mobil dan satu sepeda motor dilaporkan rusak. (ald/aps)***

