KITAINDONESIASATU.COM – Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin, mengendus adanya 113 desa di Kalimantan Timur yang masih belum teraliri listrik.
Kondisi kegelapan itu kemudian dijadikan fokus utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII bersama PLN di Senayan, Jakarta, beberapa pekan silam.
Syafruddin, yang akrab disapa Udin, menekankan pentingnya berdialog langsung dengan operator lapangan untuk mencari solusi bagi permasalahan ini.
Ia mengakui bahwa tantangan geografis dan cuaca menjadi hambatan dalam penyediaan listrik, namun ia optimis bahwa langkah-langkah strategis dapat diambil untuk mengatasinya.
Udin juga berencana melibatkan pemerintah daerah dalam pembahasan lebih lanjut mengenai pengadaan tiang listrik dan infrastruktur terkait.
“Jika PLN tidak mampu menyediakan tiang, kami akan meminta dukungan dari pihak lain. Kami tidak ingin dana besar yang ada tidak memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Udin seperti ditulis Parlementaria pada Jumat, 13 Desember 2024.
Dalam pernyataan penutupnya, Udin mengajak semua pihak untuk bekerja sama mencapai tujuan ini dan menyatakan kesiapan untuk memimpin pertemuan lebih lanjut dengan pihak-pihak yang relevan, termasuk Komisi di DPR.
Kunjungan ini merupakan langkah awal untuk memperjuangkan pemerataan akses listrik di Kalimantan Timur, dengan harapan 113 desa yang masih belum teraliri listrik dapat segera menikmati layanan yang layak seiring dengan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.- ***



