FeatureBerita Utama

Benteng Speellwijk Saksi Kejatuhan Kesultanan Banten dan Belanda

×

Benteng Speellwijk Saksi Kejatuhan Kesultanan Banten dan Belanda

Sebarkan artikel ini
benteng
Lorong Benteng Speellwijk di Banten (Ist)

KITAINDONESIASATU.OCOM-Kalau ngomongin Banten dari sisi Sejarah maupun wisata tidak ada habisnya. Salah satunya adalah Benteng Speellwijk yang menyimpan sejarah yang unik. Benteng Speellwijk dibangun sebagai benteng pertahanan untuk melawan musuh yang menyerang. Dulu pembangunannya dirancang oleh Cakradana dari bahan batu karang, serta kapur yang sangat kokoh dan kuat.
Pada sudut lain di Benteng Speelwijk terdapat menara pantau yang berfungsi memantau kapal asing yang menuju arah benteng. Di sebelah timurnya ada lorong menuju ke gudang senjata yang disimpan kerajaan, dan sepanjang temboknya dilengkapi dengan lubang yang menyimpan meriam kanal yang mengelilinginya. Sekarang dialihfungsikan sebagai tempat pemancingan dan ada beberapa kursi untuk para pengunjung. Bangunan lama tersebut masih dilestarikan dengan baik, namun juga ada bangunan baru yang dibentuk. Setelah mengalami renovasi, daya tarik Benteng Speelwijk menjadi destinasi wisata sejarah.
Benteng Speelwijk dibangun sekitar 1681. Pada masa kejayaan Sultan Abu Nas Abdul Kohar, arsiteknya didesain oleh Hendrik Locazon, bersama dengan masyarakat Tionghoa yang dipekerjakan dengan upah yang sedikit. Fort Speelwijk adalah sebuah situs bersejarah yang berasal dari era penjajahan Belanda.

Benteng ini terletak di Pantai Utara (Pantura) Provinsi Banten. Fort Speelwijk adalah sebuah benteng pertahanan yang dibangun oleh Pemerintah Kolonial Belanda di Patura Provinsi Banten. Benteng ini dibangun di atas reruntuhan tembok Keraton Surosowan pasca-penyerangan Sultan Ageng Tirtayasa. Alamat: Jalan Masjid Agung Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.

Benteng Speelwijk terletak di Kampung Pamarican sekitar 600 meter ke arah Barat Laut Keraton Surosowan, Situs Banten Lama. Benteng ini berdenah persegi panjang tidak simetris dan setiap sudutnya terdapat bastion. Benteng Speelwijk didirikan pada tahun 1682, mengalami perluasan pada tahun 1685 dan 1731.
Benteng ini dirancang oleh Hendrick Lucaszoon Cardeel, adapun namanya diambil dari nama gubernur VOC, Cornelis Jansz Speelman. Benteng ini seakan menjadi simbol kekuasaan kolonial Belanda yang dibangun pada masa kepemimpinan Sultan Abu Nasr Abdul Kahhar, yang juga dikenal sebagai Sultan Haji.

Benteng ini menjadi tempat mengontrol segala kegiatan yang berkaitan dengan Kesultanan Banten dan juga sebagai tempat berlindung/bermukim bagi orang Belanda. Benteng ini semakin mengokohkan posisi Belanda dalam usahanya memonopoli perdagangan merica yang berasal dari Lampung Selatan, untuk kemudian dijual lagi kepada pedagang-pedagang asing yang berasal dari China, Malaysia, Arab, India, dan Vietnam.

Benteng Speelwijk dilengkapi dengan empat bastion, jendela meriam, ruang jaga, basement untuk gudang/logistik dan tambatan perahu. Benteng juga dilengkapi parit keliling yang berfungsi sebagai pertahanan luar benteng dengan ketebalan antara 1,5 meter sampai 2 meter. Di benteng ini terdapat bastion dan sebuah menara pengintai. Di bawah bastion terdapat ruangan tempat mesiu disimpan. Pembagian ruangan utama di dalam benteng adalah kamar penyimpanan senjata, rumah komandan, kantor administrasi dan gereja yang semuanya tinggal reruntuhan dan pondasinya saja.

Di areal benteng, tepatnya di sisi luar sebelah selatan terdapat pemakaman orang asing yang disebut kerkhoff. Speelwijk dilengkapi dengan parit yang berfungsi untuk mempersulit laju musuh yang menyerang, sepanjang kawasannya nampak batu-batuan yang berwarna merah yang terbuat dari pasir dan kapur. Pada masa dulu setiap sisinya dibentuk menyerupai segi empat dengan beberapa menara pengintai. Sampai saat ini pun semua bangunannya masih bisa dinikmati oleh pengunjung, dan di sekitar Benteng Speelwijk nampak banyak pohon dan tanaman hijau lain yang mengitarinya.
Pada bagian bawahnya dilengkapi rumput yang terlihat segar, sejauh mata memandang akan melihat beragam pemandangan alami yang mampu menyejukkan mata Anda. Ditambah lagi dengan kebersihan lahannya yang selalu diperhatikan oleh petugas setempat, wisata benteng yang diketahui pernah menjadi situs bersejarah ini mempunyai desain arsitektur yang cukup unik. Dengan bangunannya berbentuk persegi panjang yang dijaga ketat oleh petugas mulai dari gerbang pintu masuk, terlihat desain dengan sentuhan yang melambangkan budaya Tionghoa dan Belanda. Kawasan yang dikelilingi pagar benteng yang terbuat dari batu-batuan, namun Speelwijk mempunyai beragam tanaman hijau. Oleh karena itu pengelola berpikir membangun taman cantik di dalamnya ditanami pohon kelapa, bunga warna-warni dan pohon palem. Pada saat sore hari akan nampak indah dengan disinari sorot lampu dari arah tengah taman.

Benteng ini memiliki alamat di kawasan Kampung Pamarican, Kecamatan Kasemen, Kota Serang Banten. Dan lokasinya mudah dijangkau karena terletak di pusat kota, pengunjung yang datang dapat membawa kendaraan pribadi, baik sepeda motor ataupun mobil. Tidak perlu khawatir karena di sekitar benteng juga menyediakan jasa penyewaan travel untuk mengantar Anda. Sumber: iTrip ID

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *