Setibanya di pos turun, petugas akan kembali memeriksa perbekalan. Bila ditemukan ketidaksesuaian antara data awal dan akhir, pendaki akan menerima sanksi edukatif seperti menanam pohon di lokasi atau berdonasi untuk pembelian bibit.
Kebijakan itu terbukti menekan jumlah sampah dan menumbuhkan kesadaran ekologis di kalangan pendaki.
Gunung Kawi via Batu Tulis kini bukan hanya destinasi petualangan, tetapi juga simbol harmoni antara manusia dan alam.
Di setiap langkahnya, pendaki diajak belajar tentang keberlanjutan dan pentingnya menjaga bumi dari hal sederhana—mulai dari mengelola sampah sendiri.***





