Promenade Sungai Kapuas kerap dimanfaatkan warga untuk bersantai sambil menikmati pemandangan matahari terbenam.
Sementara itu, spot batu layang menjadi lokasi favorit untuk berfoto karena menawarkan sudut pandang unik ke arah sungai.
Yusuf menambahkan, pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari Pontianak dan wilayah Kalimantan Barat. Wisatawan dari luar daerah, termasuk dari Banjarmasin, juga kerap datang secara berkelompok untuk berziarah dan menikmati suasana kawasan tersebut.
Makam Kesultanan Kadariah Pontianak merupakan bagian penting dari sejarah Kalimantan Barat.
Kompleks makam ini dibangun pada abad ke-19 pada masa Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie, pendiri Kota Pontianak, dan telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya.
Dengan wajah barunya, kawasan makam diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata religi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar secara berkelanjutan.***
