SejarahBerita UtamaNewsOpini KitaViral

Hari Ayah Nasional : Sejarah, dan Pandangan Islam

×

Hari Ayah Nasional : Sejarah, dan Pandangan Islam

Sebarkan artikel ini
Hari Ayah Nasional
sumber foto : https://pin.it/62HZ9z240

KITAINDONESIASATU.COM – Setiap tanggal 12 November, masyarakat Indonesia memperingati Hari Ayah Nasional. Meskipun tidak sepopuler Hari Ibu, momen ini tetap memiliki yang sama, yaitu menghormati atas jasa-jasa mereka terhadap anaknya. Ayah menjadi sosok yang sangat penting dalam suatu keluarga. Ia bekerja tanpa lelah, tanpa mengenal keringat, mendidik anak-anaknya, dan juga sebagai keteguhan bagi keluarga.

Sejarah Penetapan Hari Ayah Nasional

Peringatan Hari Ayah Nasional, pertama kali dideklarasikan pada tahun 2006 oleh organisasi yang Bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) di Solo, Jawa Tengah. Melalui peringatan ini, masyarakat mengenang serta menumbuhkan rasa syukur atas segala perjuangan dan tanggung jawab terhadap keliuarganya.

Mengutip dari Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (kemendikdasmen), adanya Hari Ayah Nasional berawal dari kegiatan yang diadakan oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) pada tahun 2004. Kegiatan tersebut menjadi titik awal dari lahirnya gagasan untuk memberikan penghargaan kepada ayah se-Indonesia.

Baca Juga  Liverpool Bantah Trent Alexander Arnold Setuju Gabung Gratis ke Real Madrid

Pada waktu itu, PPIP mengadakan lomba menulis surat tentang ibu dalam memperingati Hari Ibu Nasional. Dalam acara tersebut, salah seorang peserta, menanyakan kapan hari khusus ayah diperingati. Dan akhirnya, pertanyaan tersebut membuat PPIP melakukan survey beserta Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Surakarta.

Pada awalnya, penetapan Hari Ayah Nasional belum ditemukan tanggal yang tepat. Setelah melakukan pengkajian selama hampir dua tahu, akhirnya tanggal 12 November menjadi momentum resmi ditetapkannya Hari Ayah Nasional di Indonesia. Penetapan ini menajdi simbol kepada seluruh anak-anak untuk memberikan penghargaan kepada seorang ayah atas segala nilai kasih sayang, tanggung jawab, dan keteladanan yang telah diberikan terhadap keluarganya.

Selain itu, melalui peringatan ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih menghargai peran ayah di kehidupan sehari-hari. Setiap anak diingatkan untuk memberi ekspresi kasih sayang dan rasa terima kasih kepada ayah mereka, melalui ucapan dan juga tindakan.

Baca Juga  Viral Pelecehan di TransJakarta! Penumpang Koridor 1 Buka Suara, Pelaku Kabur!

Makna Hari Ayah Menurut Perspektif Islam

Namun, dalam perspektif islam, menunjukan kasih sayang dan penghormatan terhadap kedua orang tua itu tidak hanya pada satu hari tertentu saja. Dilansir dari akun youtube Al-Bahjah TV, menurut Buya Yahya,yaitu salah satu ulama besar yang terkenal di Indonesia, bahwa islam mengajarkan kita untuk berbakti terhadap orang tua bukan hanya pada hari tertentu saja, melainkan setiap saat.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa menghormati kepada orang tua tidak harus menunggu pada hari yang ditentukan. Tetapi, seharusnya dilakukan secara terus-menerus, baik melalui doa, ataupun perilaku yang menunjukan rasa hormat. Rasa hormat kepada orang tua, harusnya ditanam oleh setiap individu sebagai bentuk rasa syukur dan kasih sayang atas segala perjuangan yang telah mereka lakukan untuk keluarganya.

Baca Juga  Viral Ayah di Sulsel Lakukan Kekerasan Brutal pada Anak, Pelaku Ditangkap Polisi

Meskipun begitu, memperingati Hari Ayah Nasional tidak harus bertentangan dengan nilai agama. Jadikan perspektif tersebut untuk menjadi sebuah momentum dalam memperkuat kepedulian seorang anak terhadap orang tuanya. Justru, pendapat ini dapat menjadikan sebuah pengingat kepada seluruh anak untuk selalu berperilaku baik kepada orang tuanya.

Kesimpulan

Dari seluruh uraian tersebut, menunjukan bahwa memperingati Hari Ayah Nasional merupakan suatu simbol penghargaan terhadap peran besar ayah untuk keluarganya. Momen ini bukan hanya sebuah perayaan, melainkan menjadi saran refleksi untuk seluruh anak supaya lebih menyadari atas segala yang diberikan oleh ayah sepanjang hidupnya. Meskipun menurut ajaran agama berbuat baik kepada orang tua bukan hanya dilakukan pada hari tertentu saja, tapi Hari Ayah Nasional tetap memiliki makna yang penting dalam menumbuhkan rasa cinta dan sayang anak kepada seorang ayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *