Desa Kita

Kamu Harus Tahu! Benarkah Suku Sunda, Berasal dari Taiwan?

×

Kamu Harus Tahu! Benarkah Suku Sunda, Berasal dari Taiwan?

Sebarkan artikel ini
Suku Sunda
Suku Sunda (Pic: Wikipedia)

Asal Usul – Teori Migrasi

Suku Sunda berasal dari Austronesia dan diperkirakan berasal dari Taiwan. Mereka bermigrasi melalui Filipina dan mencapai Jawa antara 1.500 SM dan 1.000 SM. Meskipun demikian, ada juga hipotesis yang menyatakan bahwa nenek moyang Austronesia dari orang Sunda kontemporer berasal dari Sundalandia , semenanjung cekung besar yang saat ini membentuk Laut Jawa, Selat Malaka dan Sunda, serta pulau-pulau di antara keduanya. Menurut studi genetika terkini, suku Sunda, bersama dengan suku Jawa dan Bali, memiliki campuran signifikan dari nenek moyang Austroasiatik dan Austronesia.

Mitos Asal Usul

Kepercayaan Sunda Wiwitan mengandung asal-usul mistis orang Sunda; Sang Hyang Kersa, dewa tertinggi dalam kepercayaan Sunda kuno menciptakan tujuh Batara (Dewa) di Sasaka Pusaka Buana (Tempat Suci di Bumi). Batara tertua di antara mereka disebut Batara Cikal dan dianggap sebagai leluhur orang Kanekes . Enam batara lainnya memerintah berbagai lokasi di tanah Sunda di Jawa Barat.

Sebuah legenda Sunda tentang Sangkuriang mengandung memori tentang danau purba prasejarah di dataran tinggi cekungan Bandung, yang menunjukkan bahwa orang Sunda telah mendiami wilayah tersebut sejak era Mesolitikum , setidaknya 20.000 tahun yang lalu. Peribahasa dan legenda Sunda populer lainnya menyebutkan penciptaan dataran tinggi Parahyangan (Priangan), jantung wilayah kekuasaan Sunda; “Ketika para hyang (dewa) tersenyum, tanah Parahyangan tercipta”. Legenda ini menunjukkan dataran tinggi Parahyangan sebagai tempat bermain atau tempat tinggal para dewa, serta menunjukkan keindahan alamnya.

Fakta Menarik Suku Sunda

Suku Sunda memiliki sejumlah fakta menarik yang membuatnya mudah dikenali oleh masyarakat lain. Adapun sejumlah fakta tersebut adalah sebagai berikut.

Kesulitan Mengucap Huruf F

Salah satu fakta menarik dari Suku Sunda yang membuatnya mudah dikenali adalah dari cara bicaranya. Pada umumnya, Suku Sunda kesulitan untuk mengucap huruf F, sehingga mereka menggantinya dengan pelafalan huruf P. Kebiasaan ini terjadi secara turun-temurun, bahkan masih banyak dijumpai hingga sekarang.

Menyukai Lalapan

Biasanya, masyarakat Sunda menyantap lalapan dengan sambal. Ciri khas makanan satu ini sangat mudah dikenali jika ingin menjumpai orang Sunda. Bahkan, kebiasaan makan ini terasa kurang afdol jika tidak menyantap lalapan.

Karakteristik

Mereka dikenal memiliki 5 watak yang diajarkan oleh nenek moyang dahulu. Adapun kelima watak tersebut adalah cageur (sehat jasmani dan rohani), bener (dapat dipercaya), bageur (mengasihi sesama), singer (tidak ceroboh), dan pinter (memiliki kemampuan belajar yang baik).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *