Kemasan acara kini dilengkapi dengan pentas seni tradisi, pertunjukan wayang, atraksi pencak silat, hingga festival jajanan lembur dengan transaksi unik menggunakan koin batok kelapa.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyebut Sidekah Bumi sebagai warisan budaya yang patut dilestarikan. “Ini bukan sekadar ritual tahunan, tapi nilai-nilai dalam tradisi ini harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, termasuk menjaga kelestarian lingkungan,” tegasnya.
Dedie menambahkan, dengan potensi alam dan pertanian yang melimpah, Mulyaharja layak dikembangkan sebagai kampung budaya, mirip Lembur Pakuan.
“Hasil buminya luar biasa, ada pisang, talas, umbi-umbian, jahe, lengkuas, padi, dan banyak lagi,” ujarnya. (Nicko).***

