Desa Kita

Empat Koperasi Merah Putih di Kalsel Jadi Percontohan Nasional

×

Empat Koperasi Merah Putih di Kalsel Jadi Percontohan Nasional

Sebarkan artikel ini
Koperasi Merah Putih di Kalsel
Koperasi Merah Putih di Kalsel

KITAINDONESIASATU.COM – Kalimantan Selatan bakal ikut jadi sorotan nasional saat peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sudahdijadwalkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Kalsel, Faried Fakhmansyah, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan empat titik koperasi percontohan. Lokasinya tersebar di Desa Indra Sari (Kabupaten Banjar), serta Kelurahan Telawang, Basirih, dan Kuin Cerucuk di Kota Banjarmasin.

“Kalsel ditunjuk jadi salah satu provinsi mock-up koperasi desa dan kelurahan. Ini bagian dari program nasional pemerintah untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan,” kata Faried, Selasa (23/7/2025).

Baca Juga  Kalimantan Selatan Menuju Ekonomi Hijau dan Energi Terbarukan

Peluncuran bakal dilakukan serentak, luring dan daring, dengan pusat acara nasional di Klaten, Jawa Tengah. Gubernur Kalsel Muhidin dijadwalkan hadir langsung di Desa Indra Sari, yang jadi titik pusat seremoni di Kalsel.

Provinsi Kalsel sendiri tercatat punya 2.013 koperasi desa dan kelurahan, tersebar di 1.871 desa dan 144 kelurahan. Angka ini sempat 2.015 unit, namun menyusut karena ada penggabungan tiga desa menjadi satu koperasi bersama.

Faried memastikan persiapan fisik koperasi percontohan sudah hampir rampung. “Infrastruktur fisiknya sudah 80 persen, ditargetkan beres 100 persen hari ini atau besok (20/7). Untuk usaha koperasinya sendiri sudah 90 persen siap, fokus ke sektor riil yang langsung menyentuh kebutuhan warga,” jelasnya.

Baca Juga  Cilame Jadi Contoh Sukses Desa Tematik Ikan Nila, Berkat Pemanfaatan Dana Desa

Program Koperasi Merah Putih digadang-gadang jadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Faried berharap kehadiran koperasi ini bisa bersinergi dengan BUMDes yang sudah ada, sekaligus menciptakan pusat ekonomi baru di desa dan kawasan permukiman kota.

“Kami ingin koperasi jadi pilar ekonomi rakyat yang kokoh, mandiri, dan berdaya saing. Ini bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi warga desa dan kelurahan,” pungkas Faried. (Anang Fadhilah)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *