Bupati Majalengka H Eman Suherman menyebut Cafe Goa Jepang Majalengka sebagai media pembelajaran publik.
Melalui pendekatan ini, pengunjung diajak mengenali wisata sejarah Majalengka secara langsung dengan memahami fungsi dan konteks bunker Jepang Majalengka dalam perjalanan bangsa.
Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu menilai konsep ini memberi makna baru pada rekreasi.
Di Cafe Goa Jepang Majalengka, nilai hiburan berpadu dengan wisata edukasi sejarah di Majalengka, sehingga wisata sejarah Majalengka tidak lagi terasa jauh dari generasi muda.
Dengan pendekatan naratif dan suasana santai, Cafe Goa Jepang Majalengka berhasil menjadikan sejarah sebagai daya tarik utama.
Model wisata edukasi sejarah di Majalengka ini memperkuat peran bunker Jepang Majalengka sebagai ruang pembelajaran yang hidup dan relevan.

