KITAINDONESIASATU.COM – Binte kuliner khas Ampana tak lagi sekadar santapan lokal—ia telah menjadi simbol rasa dan kerinduan bagi siapa pun yang pernah mencicipinya.
Hidangan berkuah hangat ini terbuat dari jagung pulut atau jagung putih yang dimasak hingga teksturnya lembut dan gurih.
Dibumbui dengan campuran sederhana seperti cabai rawit, garam, dan penyedap alami, Binte mendapatkan sentuhan akhir yang istimewa dari perasan jeruk nipis yang memberi kesan segar dan sedikit asam.
Perpaduan unik antara manisnya jagung, pedasnya cabai, dan asamnya jeruk nipis menciptakan profil rasa yang sulit dilupakan, menjadikannya makanan tradisional Tojo Una-Una yang sangat dicintai.
Tidak heran jika banyak orang selalu menyempatkan diri menikmati Binte setiap kali berkunjung ke Ampana. “
Setiap datang ke Ampana, saya pasti cari Binte. Rasanya khas sekali. Rasanya juga tidak sah ke Ampana kalau tidak mencicipi makanan khas ini,” kata beberapa wisatawan dengan semangat. Antusiasme seperti ini membuktikan bahwa wisata kuliner Sulawesi Tengah tidak hanya soal eksotisme alam, tapi juga kedekatan emosional melalui hidangan tradisional yang otentik.
Lebih dari sekadar makanan, Binte memiliki akar budaya yang dalam dalam masyarakat suku Banggai. Konon, hidangan ini awalnya disajikan sebagai bekal oleh petani dan nelayan karena tahan lama dan mengenyangkan.





