KITAINDONESIASATU.COM – Kendati jumlah pengunjung Kota Serang Fair 2024 meningkat, namun nilai transaksi yang diraup peserta turun Rp800 juta dibanding tahun lalu.
Menurut Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil, fenomena itu terjadi akibat kurangnya minat konsumen terhadap tenant multi produk.
Sementara pedagang dengan kategori UKM justru laris manis, bahkan ada yang mampu meraup omset hingga Rp 64 juta dalam lima hari kegiatan hari jadi ke-16 Tahun Ibu Kota Banten .
“Pendapatan berkurang dibanding tahun lalu. Yang sekarang cuma meraup Rp 8,9 miliar, tapi dari sisi jumlah pengunjung bertambah. Tahun 2023 terjadi transaksi sekitar Rp 9,7 miliar. Melenceng dari target yaitu Rp 10,5 miliar. Pendapatan berkurang ini karena penjualan multi produk kurang maksimal. Nah kalau UKM justru bagus, ada yang omsetnya sampai Rp 64 juta,” kata Wahyu pada penutupan Kota Serang Fair, Senin (26/8/2024) malam.
Meskipun belum sesuai dengan harapan dari sisi perputaran ekonomi, Kota Serang Fair 2024 yang digelar sejak 22-26 Agustus 2024di Alun-alun Kota Serang, namun Wahyu merasa lega dan senang lantaran event kali ini bisa lancar terlaksana dengan antusiasme pengunjung yang lebih baik dibanding 2023.
Dirinya berharap Kota Serang Fair ke depan bisa menjadi ikon destinasi kegiatan dan kebanggaan warga.
Acara tahun ini juga dimeriahkan oleh sejumlah musisi besar seperti Nidji, Fourtwnty, Rumah Sakit, Club Dangdut Racun, dan Wawes. Beberapa musisi lokal juga ikut memeriahkan Kota Serang Fair 2024, diantaranya Osvia, Virtual, dan Discri-Discri. (yok)


