KITAINDONESIASATU.COM – Industri kecantikan secara global semakin bersinar, karena masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga dan memelihara penampilan, termasuk masyarakat Indonesia.
Berdasarkan hasil riset Mordor Intelligence, total belanja kecantikan tercatat terus dan mengalami peningkatan sejak 2020 hingga tahun 2025.
Bahkan di tahun 2025, konsumsi produk kecantikan di Indonesia diperkirakan akan mencapai Rp262 triliun.
Tingkat pertumbuhan belanja kecantikan di Indonesia juga lebih tinggi dengan CAGR 7,02% dibandingkan dengan pertumbuhan belanja kecantikan negara-negara di kawasan Asia Pasifik.
Pertumbuhan di Indonesia diestimasi tumbuh dengan CAGR 6,74% dan di Amerika Serikat dengan CAGR 5,8%.
CAGR adalah singkatan dari Compound Annual Growth Rate, yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Tingkat Pertumbuhan Tahunan Majemuk.
Ini adalah metrik yang digunakan untuk mengukur rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan suatu investasi atau variabel keuangan selama periode tertentu, dengan asumsi pertumbuhan terjadi secara konsisten setiap tahun.
SPLASH (Sales Planning and Synergy Hub Tools) merupakan produk platform analisis (analytics tools) dari Databoks.
SPLASH membantu perusahaan untuk mengidentifikasi strategi pasar berdasarkan karakteristik geografis, melihat kondisi makro ekonomi, dan memperkuat strategi area bisnis untuk membantu perencanaan penjualan.
Tren kecantikan di Indonesia tahun 2025 diprediksi akan berfokus pada:
Perawatan Alami – Masyarakat semakin memilih produk berbahan alami dan minim bahan kimia, seperti facial regeneratif dan brightening facial.
Skin Booster Layering – Metode ini melibatkan aplikasi produk secara berlapis untuk hidrasi maksimal dan perbaikan tekstur kulit.
Teknologi Kecantikan – Penggunaan alat canggih seperti terapi kulit berbasis LED dan teknologi microcurrent akan meningkat.
Kombinasi Skincare dan Treatment – Perawatan non-invasif seperti Sofwave untuk peremajaan kulit akan menjadi pilihan utama.
Konsumen juga semakin peduli pada keberlanjutan dan kesehatan kulit jangka panjang. *


