MAKASSAR, KITAINDONESIASATU.COM – Sulawesi Selatan (Sulsel) siap menjadi pemasok pangan ke Ibu Kota Negara (IKN). Kerja sama untuk pencapaian itu pun terus ditingkatkan bersama Kementerian Pertanian.
Salah satunya berupa bantuan tambahan 877 ribu ton pupuk bersubsidi dan 4.355 unit pompanisasi.
Diakui Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Zudan Arif Fakrulloh, bantuan tersebut sangat membantu pihaknya untuk menjadi pemasok pangan untuk IKN, utamanya di musim kemarau seperti saat ini.
“Ini sangat membantu di musim kemarau. Pompa air ini bisa mengairi sawah-sawah kita yang kemungkinan kekeringan karena musim kemarau yang panjang,” kata Prof Zudan, Kamis (22/08) siang di AAS Building, Makassar, Sulawesi Selatan.
Bantuan tersebut diakui Prof Zudan sejalan dengan tujuan untuk menjadi pemasok utama untuk kebutuhan padi, sayur, daging, ikan, serta buah-buahan.
“Sehingga kita bisa mendukung Ibu Kota Negara yang baru sesuai arahan Bapak Presiden. Sulawesi Selatan didorong untuk memenuhi kebutuhan di IKN, baik itu padi, sayur, daging dan ikan kemudian buah-buahan,” jelasnya.
Sulsel juga tengah mendorong pertanian hortikultura yang bisa tumbuh di skala perumahan dan skala rumah tangga.
Saat ini bersama Kementerian Pertanian dipadukan dana APBN dan APBD, menghidupkan kembali tanaman kopi, kakao, pala, dan kelapa yang merupakan tanaman jangka panjang sebanyak 12 juta bibit.
Total lahan yang dioptimalkan dalam program tersebut mencapai 13 ribu hektar.


