BisnisPolitik

Strategi Pemerintah Perpanjang Kontrak Freeport-ExxonMobil: Kepemilikan Negara Naik, Penerimaan Diproyeksikan Ratusan Triliun

×

Strategi Pemerintah Perpanjang Kontrak Freeport-ExxonMobil: Kepemilikan Negara Naik, Penerimaan Diproyeksikan Ratusan Triliun

Sebarkan artikel ini
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat memberikan keterangan di Washington DC, Amerika Serikat, pada Jumat, 20 Februari 2026. ( BPMI Setpres/Kris)

Skema ini dinilai efisien karena memungkinkan negara memperoleh porsi kepemilikan lebih besar tanpa membebani APBN, sekaligus memastikan keberlanjutan investasi dan operasional perusahaan.

Optimalisasi Penerimaan Negara dan Daerah

Selain aspek kepemilikan, Menteri ESDM menegaskan bahwa skema perpanjangan kontrak dirancang untuk menghasilkan penerimaan negara yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.

Optimalisasi dilakukan melalui penyesuaian tarif royalti, efisiensi pemungutan pajak, serta peningkatan kontribusi kepada Pemerintah Daerah Papua sebagai wilayah penghasil.

“Dengan demikian maka penciptaan lapangan pekerjaan dapat bertambah, yang eksistensi bertahan pendapatan negara juga bertambah, begitupun royalti PNBB dan pendapatan daerah,” paparnya.

Baca Juga  Ciri-Ciri Usaha Perseorangan

Proyeksi Produksi dan Nilai Ekonomi Freeport

Bahlil memaparkan bahwa puncak produksi Freeport diproyeksikan terjadi pada 2035.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *