KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani menjajaki peluang kerja sama pembiayaan antara BUMN, Danantara dan Bank Dunia. Kerja sama ini terkait pemanfaatan instrumen pembiayaan yang inovatif, termasuk dalam pembiayaan proyek-proyek strategis.
Peluang itu didiskusikan saat bertemu dengan Chief Financial Officer Word Bank Anshula Kant dan Treasurer Word Bank Jorge Familiar.
“Bertemu dengan Anshula Kant dan Jorge Familiar menjadi kesempatan yang baik untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia dengan Bank Dunia,” kata Sri Mulyani dikutip dari akun Instagram @smindrawati di Jakarta, Jumat, 25 April 2025.
Disampaikan Sri Mulyani bahwa skema pembiayaan ini dapat dimanfaatkan dalam proyek Pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat, seperti transportasi publik, pengelolaan sampah, dan manajemen air bersih.
Diberitakan sebelumnya, Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama Qatar Investment Authority (QIA) akan mengelola dana senilai 4 miliar dolar Amerika Serikat (AS) yang ditujukan untuk pembangunan di Indonesia.
Dana tersebut akan difokuskan ke peluang investasi di berbagai sektor, di antaranya hilirisasi, kesehatan, energi terbarukan, teknologi, serta sektor-sektor lainnya. (*)


