Meski demikian, Sony belum mengubah harga untuk paket tahunan PlayStation Plus. Banyak gamer tetap menyayangkan cara komunikasi perusahaan yang dianggap kurang jelas karena hanya menyebut frasa “harga mulai dari” dalam pengumuman resminya.
Kenaikan harga ini terutama berlaku bagi pelanggan baru. Sementara pengguna lama masih bisa menikmati tarif sebelumnya selama mereka tidak membatalkan langganan atau mengganti jenis paket layanan.
Namun, apabila pelanggan lama menghentikan langganan dan kembali berlangganan di kemudian hari, maka tarif baru kemungkinan besar akan langsung diterapkan.
Selain Amerika Utara, Sony juga mulai memberlakukan harga baru untuk beberapa wilayah lain seperti Turki dan India. Kondisi ini membuat banyak pengguna khawatir kenaikan harga serupa nantinya juga akan berlaku di negara lain, termasuk Jepang dan kawasan Asia lainnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, Sony memang diketahui beberapa kali menaikkan harga produk dan layanannya, mulai dari konsol PlayStation 5, aksesori, hingga layanan digital.
Kenaikan biaya operasional server, pengembangan game, serta fluktuasi mata uang disebut menjadi salah satu faktor yang mendorong perubahan harga tersebut.
Ke depan, perhatian gamer kini tertuju pada bagaimana Sony mempertahankan nilai layanan PlayStation Plus di tengah harga yang semakin mahal. Penambahan game gratis, fitur cloud gaming, hingga kualitas katalog game dinilai akan menjadi faktor penting dalam menjaga kepuasan pelanggan.***
