Bisnis

Shifting Strategy: Dari Produk, Fokus ke Pelanggan

×

Shifting Strategy: Dari Produk, Fokus ke Pelanggan

Sebarkan artikel ini
Rektor INABA Bandung, Dr. Mochammad Mukti Ali, S.T., M.M.
Rektor INABA Bandung, Dr. Mochammad Mukti Ali, S.T., M.M.

Strategi SHIFTING mengajarkan perusahaan untuk memahami nilai yang diberikan kepada pelanggan, fokus pada bagaimana produk atau layanan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pelanggan, bukan hanya fitur atau harga, menggunakan data dan analisis untuk memahami segmen pelanggan dengan lebih baik, serta menawarkan pengalaman yang dipersonalisasi, dan mengintegrasikan pemahaman pelanggan dalam seluruh proses bisnis, dari R&D hingga pelayanan pelanggan.

Sejumlah perusahaan di Indonesia telah berhasil menerapkan konsep strategi SHIFTING untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar yang kompetitif.

Gojek, melakukan transformasi dari layanan transportasi menjadi platform multi-layanan, Gojek secara konsisten memahami dan merespons kebutuhan pelanggan di berbagai segmen pasar. Perusahaan ini memulai sebagai solusi untuk kesulitan pelanggan dalam mencari ojek konvensional, dan dengan cepat memposisikan dirinya sebagai ekosistem layanan digital berdasarkan kebutuhan pengguna.

Gojek tidak hanya menawarkan layanan transportasi, tetapi juga menyediakan layanan seperti pembayaran digital, pengantaran makanan, dan e-commerce, yang semuanya didasarkan pada analisis mendalam terhadap preferensi pelanggan.

Tokopedia memposisikan diri sebagai platform pemberdaya, bukan hanya marketplace tetapi enabler ekonomi digital. Tokopedia memahami kebutuhan kedua sisi pasar: penjual dan pembeli. Mereka menyediakan fitur-fitur yang memudahkan UMKM untuk berjualan dan pembeli untuk bertransaksi dengan nyaman.

Fitur live chat, sistem logistik yang transparan, serta personalisasi pengalaman belanja menunjukkan orientasi pada pelanggan.

Telkomsel, sebagai penyedia layanan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, telah mengadopsi strategi SHIFTING dengan memperluas portofolio mereka dari sekadar telepon dan data menjadi solusi digital yang lebih komprehensif.

Telkomsel mengintegrasikan pemahaman mendalam tentang perilaku pengguna dan kebutuhan komunikasi di berbagai segmen pasar untuk mengembangkan produk-produk baru dan meningkatkan kualitas layanan.

Telkomsel bergerak melampaui layanan telekomunikasi dasar dengan strategi customer-centric yang kuat. Telkomsel mengenali berbagai segmen pelanggan; Gen Z, pekerja profesional, pelaku UMKM dan mengembangkan produk digital yang sesuai dengan gaya hidup mereka, seperti MAXstream untuk hiburan dan by.U untuk pengguna digital native.

Aplikasi MyTelkomsel memberikan kontrol penuh kepada pengguna atas penggunaan layanan mereka, serta rekomendasi paket yang berbasis kebutuhan aktual.

Jenius dari Bank BTPN merupakan perbankan yang membangun produk dari insight pelanggan. Produk seperti Flexi Saver, Dream Saver, dan e-Card diciptakan berdasarkan gaya hidup digital dan kebutuhan finansial generasi milenial.

Fitur “Split Bill” dan “Send It” adalah contoh bagaimana Jenius memperhatikan cara pengguna berinteraksi satu sama lain secara finansial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *