Bisnis

Sawit Nasional ‘Panaskan Medan’! Forum IPOS 2025 Bahas PSR dan Legalitas Lahan Demi Masa Depan Indonesia

×

Sawit Nasional ‘Panaskan Medan’! Forum IPOS 2025 Bahas PSR dan Legalitas Lahan Demi Masa Depan Indonesia

Sebarkan artikel ini
Ketua Gapki
Ketua GAPKI Cabang Sumatra Utara, Timbas Ginting menyampaikan bahwa IPOS Forum ke-10 dihadiri 500 peserta dari berbagai kalangan. (Dok. Istimewa)

“Program PSR ini jadi prioritas utama. Sudah lebih dari 300 ribu hektar diremajakan, tapi kita masih harus berjuang di lapangan, terutama soal legalitas dan dokumen petani,” ujar Baginda.

Ia menegaskan, Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong agar verifikasi dan asistensi lapangan dipercepat tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan.

“Forum IPOS ini bukan sekadar ruang bicara, tapi wadah kolaborasi untuk melahirkan rekomendasi konkret bagi masa depan sawit Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga  Honda HR-V Facelift Meluncur 8 Januari, Hybrid Bisa Jadi Penyelamat di Tengah Lesunya Penjualan?

Sementara itu, Ketua GAPKI Sumut Timbas Prasad Ginting mengungkap, forum tahun ini dihadiri 500 peserta lintas sektor, mulai dari pengusaha, petani, akademisi, hingga mahasiswa. Fokus utama diskusi adalah percepatan program PSR dan tata kelola lahan agar produktivitas sawit rakyat meningkat.

“IPOS Forum ini akan menghasilkan rekomendasi penting untuk pemerintah demi menciptakan industri sawit berkelanjutan dan berdaya saing,” jelasnya.

Dari sisi pembiayaan, Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Normansyah Hidayat Syahruddin, menyebut dana PSR kini mencapai Rp60 juta per hektare, dengan dukungan sistem digital seperti PSR Online dan SMART-PSR. BPDP pun meluncurkan lima strategi percepatan PSR mulai dari kolaborasi lintas lembaga, sosialisasi regulasi baru, hingga integrasi rekomendasi teknis berbasis aplikasi.

Baca Juga  7 Ide Bisnis Kreatif yang Jarang Ada

 Di penutupan forum, GAPKI Sumut menyerukan Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan percepatan PSR sebagai program prioritas nasional di bidang pangan dan energi, setara dengan proyek strategis nasional lainnya.

Mereka juga mendorong pemerintah menetapkan kebijakan pengakuan legalitas berbasis penguasaan fisik bagi kebun rakyat yang telah eksis sebelum penunjukan kawasan hutan.

IPOS Forum 2025 tak sekadar diskusi, ini sinyal kuat bahwa masa depan sawit Indonesia sedang dibentuk hari ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *