Bisnis

Rupiah Ambruk! Efek Domino Krisis Selat Hormuz, Dunia Terancam Harga Minyak Rp3,4 Juta

×

Rupiah Ambruk! Efek Domino Krisis Selat Hormuz, Dunia Terancam Harga Minyak Rp3,4 Juta

Sebarkan artikel ini
Rupiah Melemah
Rupiah Melemah

KITAINDONESIASATU.COM – Nilai tukar rupiah kembali tersungkur di penutupan perdagangan Selasa (31/3), anjlok 39 poin atau 0,23 persen ke level Rp17.041 per dolar AS, dari sebelumnya Rp17.002. Tekanan ini tak lepas dari gejolak global yang makin panas, terutama akibat lonjakan harga minyak dunia.

Pengamat pasar Ibrahim Assuaibi mengungkapkan, pelemahan rupiah dipicu melonjaknya harga minyak mentah jenis Brent dan WTI yang meroket hingga lebih dari 57 persen. Pemicu utamanya adalah krisis di Selat Hormuz yang disebut-sebut ditutup efektif oleh Iran—jalur vital yang selama ini dilalui sekitar seperlima pasokan minyak global.

Situasi makin mencekam setelah Donald Trump melontarkan ancaman siap menghancurkan fasilitas energi Iran jika Teheran tidak membuka kembali jalur tersebut. Ketegangan ini muncul setelah Iran menolak proposal damai AS dan memicu eskalasi dengan serangan rudal ke Israel.

Tak berhenti di situ, ancaman baru datang dari kelompok Ansar Allah (Houthi) di Yaman. Mereka dikabarkan tengah mempertimbangkan memblokir Selat Bab al-Mandeb—jalur strategis penghubung Laut Merah dan Samudra Hindia. Jika ini terjadi, harga minyak diprediksi bisa melonjak gila-gilaan hingga 200 dolar AS per barel atau sekitar Rp3,4 juta.

Baca Juga  Indonesia Berpeluang Tingkatkan Ekspor Setelah Gabung BRICS, Ini Penjelasan Menteri Perdagangan

Houthi bahkan memberi sinyal keras ke Eropa: jika tetap memusuhi Poros Perlawanan, mereka siap mencekik ekonomi dengan lonjakan harga energi global.

Dampaknya langsung terasa ke pasar keuangan. Selain rupiah, kurs referensi Bank Indonesia, JISDOR, juga ikut melemah ke Rp16.999 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.993. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *