Program tersebut menjadi salah satu program prioritas, selain pengamanan pasar dalam negeri dan perluasan pasar ekspor.
“Kemendag mempunyai tiga program, salah satunya UMKM BISA Ekspor. Melalui program ini, Kemendag menggelar pendampingan dan pelatihan dan akan membantu pemasaran melalui lebih 40 perwakilan perdagangan dagang yang ada di negara mitra,” katanya.
Pada periode Januari-September 2024, ekspor produk makanan olahan Indonesia ke pasar dunia mencapai 4 miliar dolar AS atau tumbuh 6,9 persen dari periode yang sama pada 2023. Sedangkan, selama lima tahun terakhir (2019-2023), tren ekspor produk makanan olahan Indonesia tumbuh sebesar 6,81 persen.***


