KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi kerakyatan. Program ini dinilai sebagai tonggak sejarah menuju kemerdekaan ekonomi desa, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat pada bantuan sosial.
Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Adita Irawati menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih adalah era baru pembangunan nasional berbasis desa, di mana rakyat memiliki kedaulatan penuh mengelola sumber daya lokal.
“Kopdes Merah Putih membuat masyarakat desa menikmati kemerdekaan di bidang ekonomi,” ujarnya dikutip Kamis 14 Agustus 2025.
Program ini lahir dari Asta Cita ke-3 yang menempatkan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa. Data menunjukkan, 70% desa dan kelurahan belum memiliki koperasi, 5 juta UMKM masih terjerat rentenir, dan lebih dari 50 ribu desa belum memiliki fasilitas kesehatan.
Dengan hadirnya Kopdes, diharapkan desa mampu menyediakan sembako, obat-obatan, pupuk, dan sarana produksi pertanian secara langsung, murah, dan adil. Presiden Prabowo menekankan bahwa koperasi akan menjadi jembatan transisi dari ketergantungan bantuan menjadi kemandirian ekonomi produktif.
Ketua Kopdes Merah Putih Desa Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung, Dedi Nurendi, menyebut program ini langsung terasa manfaatnya.
“Kopdes menjawab keresahan warga yang kesulitan akses kebutuhan pokok dan terjerat Bank Emok. Ini koperasi dari kita, oleh kita, untuk kita,” ujarnya.


