Bisnis

Perumda Pasar Pakuan Jaya Diharapkan Bertanggung Jawab Terhadap Nasib Pedagang Plaza Pasar Bogor

×

Perumda Pasar Pakuan Jaya Diharapkan Bertanggung Jawab Terhadap Nasib Pedagang Plaza Pasar Bogor

Sebarkan artikel ini
perumda pasar pakuan
Zenal Abidin, Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor (KIS/IST)

KITAINDONESIASATU.COM– Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pedagang yang terdampak relokasi, Zenal Abidin, Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, menekankan pentingnya tanggung jawab Perumda Pasar Pakuan Jaya. 

Pernyataan ini muncul di tengah rencana pemerintah kota Bogor untuk memindahkan lebih dari seribu pedagang dari Plaza Pasar Bogor ke lokasi baru, seperti Pasar Jambu Dua dan Pasar Sukasari.

Menurut Zenal, saat ini terdapat kurang lebih ada sekitar 1.100 pedagang yang beroperasi di Plaza Pasar Bogor. Dari jumlah tersebut, sekitar 300 pedagang telah berhasil direlokasi ke Pasar Jambu Dua. Namun, masih terdapat 800 hingga 900 kios yang belum terisi, akibat keterlambatan pembangunan di Pasar Sukasari.

Proses revitalisasi pasar tersebut diperkirakan tidak akan selesai sesuai dengan jadwal yang ditentukan Pemkot Bogor, yakni pada akhir Maret 2025.

“Ini adalah situasi yang sangat mengkhawatirkan. Para pedagang harus menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka karena kondisi ini,” ungkap Zenal sapaan akrabnya, Rabu 12 Maret 2025.

Ia menambahkan bahwa Perumda Pasar Pakuan Jaya memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan nasib para pedagang terjamin.

Lanjut Zenal yang juga politisi Partai Gerindra, dalam menanggapi situasi ini, Wakil Wali Kota Bogor, Didie A. Rachim yang sekarang menjabat sebagai wali Kota Bogor terpilih masa jabatan 2025 – 2030, serta Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, telah berkomitmen untuk mendukung proses relokasi para pedagang dengan sebaik-baiknya. Hal ini sangat penting, mengingat nasib para pedagang di Plaza Pasar Bogor menjadi sorotan utama dalam upaya revitalisasi pasar yang lebih luas.

Zenal berharap, seluruh pihak terkait akan bekerja sama demi memastikan transisi yang lancar dan tidak menyisakan dampak negatif bagi para pedagang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *