BisnisBerita Utama

Pasokan Minyakita Seret, Pemerintah Dorong Produksi Minyak Goreng Alternatif

×

Pasokan Minyakita Seret, Pemerintah Dorong Produksi Minyak Goreng Alternatif

Sebarkan artikel ini
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Susanto.
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Susanto.

KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah akhirnya buka suara soal kelangkaan Minyakita. Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Susanto mengungkap strategi baru, bahwa pasar tak lagi hanya bergantung pada Minyakita, melainkan akan dibanjiri minyak goreng alternatif alias second brand.

Langkah ini diambil karena pasokan Minyakita dinilai terbatas. Penyebabnya, ketersediaan minyak goreng rakyat tersebut sangat bergantung pada skema domestic market obligation (DMO) yang mengikuti volume ekspor minyak sawit mentah (CPO). Artinya, ketika ekspor turun, jatah untuk dalam negeri ikut menyusut.

“Nanti kita perbanyak yang second brand, jadi minyak pendamping Minyakita,” kata Budi di Jakarta, Rabu (18/2).

Ia menjelaskan, sebelum program Minyakita hadir, minyak goreng second brand justru pernah menguasai pasar hingga sekitar 50 persen. Namun sejak Minyakita dijual dengan harga Rp15.700 per liter, mayoritas masyarakat beralih sehingga produk alternatif makin jarang ditemui.

Kini pemerintah meminta produsen kembali memperbanyak merek dan varian minyak goreng tersebut. Bahkan, opsi ukuran kemasan akan diperluas, mulai 300 ml hingga 500 ml, supaya harga lebih terjangkau dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Minyakita jumlahnya terbatas. Jadi masyarakat tidak hanya fokus ke Minyakita, tapi punya banyak pilihan minyak goreng lain dengan berbagai ukuran,” jelasnya.

Kemendag juga sudah mendatangi sejumlah produsen di Bekasi dan Palembang guna mempercepat produksi, sekaligus memastikan standar mutu SNI dan distribusinya berjalan lancar.

Pemerintah berharap, dengan membanjirnya pilihan minyak goreng di pasaran, tekanan terhadap Minyakita berkurang dan harga minyak goreng nasional bisa kembali stabil. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *