Bisnis

OJK Klaim Selamatkan Dana Rp128,4 Miliar

×

OJK Klaim Selamatkan Dana Rp128,4 Miliar

Sebarkan artikel ini
duit 1
Ilustrasi.

KITAINDONESIASATU.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa telah menyelamatkan Rp128,4 miliar dana masyarakat yang menjadi korban penipuan (scam) sektor keuangan. Data itu diperoleh dari Pusat Penanganan Penipuan Transkasi Keuangan (IASC).

“Dana Rp128,4 miliar yang diselamatkan OJK dalam kurun sepanjang November 2024 hingga 5 Maret 2025,’’ ujar Eksekutif Senior Kelompok Spesialis Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Fajaruddin, Minggu, 9 Maret 2025.

Lanjut dia, bahwa dalam periode tersebut IASC menerima 61.097 laporan secara nasional dengan kerugian yang dilaporkan diperkirakan sebesar Rp1,2 triliun.

“Laporan terdiri dari 149 jumlah pelaku usaha. Jumlah rekening yang dilaporkan 103.144 rekening, dan sebanyak 29.591 atau 28,68% telah diblokir,’’ ungkapnya.

Ia menyarankan bagi korban penipuan sektor keuangan agar segera membuat laporan. Hal itu agar segera diselamatkan uangnya, dan proses pengembalian juga akan lebih cepat.

“Pengembaliannya tergantung dari kecepatan laporan dan dana yang masih tersisa di rekening penipu,’’ ucapnya.

Bentuk Satgas Anti Scam Center

Diketahui OJK telah resmi membentuk Indonesia Anti-Scam Center (IASC) untuk penanganan kasus penipuan keuangan pada Selasa, 2 Februari 2025. Dengan bentuk IASC, maka korban penipuan memiliki peluang pengembalian dana dengan lebih cepat.

IASC juga diperkuat dengan pembentukan Global Anti-Scam Alliance Indonesia Chapter untuk semakin melengkapi ekosistem penegakan di sektor jasa keuangan. Degan adanya Global Anti-Scam Alliance Indonesia Chapter, maka dapat melacak ruang gerak pelaku.

OJK juga membentuk database pelaku fraud yang terintegrasi, Sistem Informasi Pelaku di sektor jasa keuangan, SIPELAKU. Maka, ruang gerak si pelaku sektor keuangan akan semakin sempit. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *