Bisnis

Mengenal Motif Batik Kota Tangerang

×

Mengenal Motif Batik Kota Tangerang

Sebarkan artikel ini
batik kota tangerang
Motif batik Kota Tangerang (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM-Sebagai kota heterogen, Kota Tangerang juga memiliki sederet motif batik khas yang unik dan kental dengan perpaduan budaya Sunda, Betawi, dan China. Yakni, sajian batik yang merekam keanekaragaman penduduk yang diabadikan dalam goresan dekoratif dan artistik.

Beberapa motif batik Kota Tangerang:

1. Motif Lenggang Cisadane
Motif ini bercerita 13 penari dari 13 kecamatan yang menampilkan Tarian Lenggang Cisadane. Sebuah tarian indah yang memadukan unsur tari jaipong (Sunda), jali-jali (Betawi), Jawa dan Cina.

2. Motif Perahu Naga
Motif ini bercerita tentang perlombaan perahu naga di Sungai Cisadane. Konon, ini merupakan event tertua sejak tahun 1910 yang dilaksanakan masyarakat Cina Benteng di Kota Tangerang pada Festival Peh Cun.

3. Motif Jembatan Berendeng
Motif ini bercerita tentang landmark Kota Tangerang, yang menghubungkan wilayah Tangerang Barat dan Tangerang Timur.

4. Motif Pintu Air Sepuluh
Motif ini menceritakan tentang bangunan pintu air serta sebagai landmark Kota Tangerang yang dibangun pada zaman kolonial Belanda pada tahun 1927 dan masih aktif digunakan hingga saat ini.

5. Motif Al-A’zhom
Motif ini menggambarkan bangunan Masjid Raya Al-A’zhom dengan lima kubah yang dibangun tahun 1997 dengan gaya arsitektur gabungan Yunani, Romawi dan Banten.

6. Motif Jam Gede Jasa
Motif ini menceritakan Jam Gede Jasa yang merupakan salah satu ikon modern di Kota Tangerang.

Guna mendongkrak batik Kota Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui seluruh elemen terus menggelontorkan program untuk melestarikan sederet batik kebanggaan Kota Tangerang.

Mulai dari rutin menggelar program Tangerang Fashion Week yakhi fashion show busana batik, lomba motif batik Kota Tangerang, menggelar ragam festival dengan stand khusus karya-karya batik dan kelas belajar batik Kota Tangerang.

Produk batik Kota Tangerang juga tersedia di sejumlah sentra oleh-oleh, seperti hotel hingga Bandara Soekarno Hatta. Di sisi lain, Kota Tangerang juga punya Kampung Batik di Kelurahan Larangan Selatan yang mendeklarasikan diri sebagai kawasan pelestari batik. Yakni di Jalan Mayang RT 02, RW 11, Larangan Selatan, Kota Tangerang, sejak 2017 lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *