KITAINDONESIASATU.COM-Malaysia menjadi juara berinvestasi di Kota Cilegon periode Januari-Agustus 2025 atau semester I/2025. Realisasi investasi yang tercatat di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTPSP) Cilegon menyentuh angka Rp 9,8 triliun.
Kepastian investasi tertinggi diungkapkan oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Penanaman Modal DPMPTSP Kota Cilegon, Harry Talman saat, pekan lalu. “Kalau perusahaan asing yang terbanyak Malaysia, Jepang, Korea, Thailand, dan Belanda,” katanya.
Berdasarkan data DPMPTSP Cilegon, nilai investasi Malaysia di Kota Cilegon pada semester 1 mencapai Rp 3,2 triliun. Jumlah itu membawahi nilai investasi dari Jepang dan juga Korea Selatan. “Total investasi Malaysia mencapai Rp 3,2 triliun, Jepang Rp 1,8 triliun, dan Korea Selatan Rp 1,2 triliun,” kata Harry.
Harry mengungkapkan, sampai saat ini sektor kimia dan farmasi masih mendominasi dalam realisasi investasi di Cilegon. “Sektor yang masih menjadi primadona oleh PMA yaitu industri kimia, farmasi. Kalau PMDN, logam. Karena rata-rata dari kimia dan turunannya banyak, masih nyambung sesama mereka, terutama dari Korea, Jepang, kan perusahaan asing banyak di sini,” ungkapnya.
Harry berharap dengan tingginya realisasi investasi di Kota Cilegon hendakany asemua pihak mendukung agar investor nyaman dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. “Yang kita harapkan adalah harmonisasi, baik dari Pemda, perusahaan, dan masyarakat. Kita juga terbuka,” ujarnya.
Progres realisasi investasi di Kota Cilegon mulai Januari hingga Agustus 2025 atau di Semester I mencapai Rp 9,8 triliun dari target Rp 17 triliun. Jumlah itu merupakan akumulasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 7,75 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 2,11 triliun.


