Menurut Irwan, aktivasi ruang budaya di Kota Bandung juga sedang dioptimalkan.
“Sepanjang 2024, wisatawan mancanegara semakin banyak dan mudah kita temui di Kawasan Asia Afrika, Braga, dan mengunjungi museum maupun pertunjukan budaya. Sehingga kami akan mengaktivasi ruang budaya yang ada untuk menambah daya tarik ke Kota Bandung,” ujarnya.
Irwan mengungkapkan, jumlah kunjungan ke Kota Bandung diperkirakan mencapai 7.752.507 jiwa pada 2023. Tren ini terus meningkat pascapandemi.
Secara rinci, pada tahun 2021, kunjungan wisatawan ke Kota Bandung mencapai 5.007.610 jiwa. Dilanjutkan 6.584.245 jiwa pada 2022.
Sedangkan okupansi hotel dilaporkan sebesar 64,77 pada triwulan 2 2024. Ini menjadi catatan positif dan mendekati capaian 68,00 pada 2023 mengingat tahun 2024 masih menyisakan waktu cukup banyak. Jumlah ini juga meningkat dibandingkan 2022 (65,00) dan sangat drastis dibanding capaian 2021 (34,37).
Menurutnya, tiga potensi yang disebutkan (kampung wisata, kawasan wisata kuliner, serta aktivitas ruang budaya) membawa optimisme meningkatkan daya tarik wisata di Kota Bandung.***


