KITAINDONESIASATU.COM – Kabar kurang bagus menerpa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini 25 September 2024. Pagi ini IHSG melandai turun di tengah menguatnya bursa-bursa saham kawasan Asia dan global.
IHSG dibuka melemah 53,95 poin atau 0,69 persen ke posisi 7,724,54. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 9,57 poin atau 0,97 persen ke posisi 975,83.
“IHSG berpotensi mencoba rebound kembali,” kata Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman kepada wartawan di Jakarta, pada Rabu.
Dari Asia, pemerintah lewat Bank Rakyat China (PBoC) merilis serangkaian stimulus baru untuk mengangkat perekonomian mereka yang perlahan melemah.
Pihaknya akan memangkas jumlah uang tunai yang perlu dimiliki bank, meskipun belum mengatakan kapan realisasi kebijakan ini.
Jumlah uang tunai yang perlu dimiliki bank dikenal sebagai rasio persyaratan cadangan atau Reserve Requirement Ratio (RRR) sebesar 50 basis poin (bps), diperkirakan ada pemotongan lagi sebesar 0,25 bps hingga 0,5 bps pada akhir tahun ini.
Selain itu, bank sentral Australia (RBA) mengumumkan pertahankan suku bunga tunai di level 4,35 persen untuk ketujuh kalinya berturut-turut.
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street kembali reli, dengan indeks S&P 500 dan indeks Dow Jones ditutup pada rekor tertinggi.
Reli tersebut didorong saham pertambangan yang melonjak menyusul pengumuman China tentang paket stimulus.


