KITAINDONESIASATU.COM – Nilai tukar atau kurs rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada sesi pembuka perdagangan Senin 9 September 2024.
Tercatat rupiah turun 97 poin atau 0,63 persen menjadi Rp15.475 per dolar AS dari posisi sebelumnya.
Menurut kalangan analis pasar keuangan, melemahnya rupiah terhadap dolar AS itu turut dipengaruhi faktor eksternal atau luar negeri terutama kondisi ekonomi di AS.
Diketahui, data tenaga kerja Non-Farm Payrolls (NFP) di Amerika Serikat tercatat lebih rendah dari perkiraan.
Kondisi itu menyebabkan dolar AS mengalami fluktuasi dan mempengaruhi kurs mata uang negara lain.
“Data pasar tenaga kerja AS terkini memberikan sinyal beragam kepada pasar, yang menyebabkan pergerakan dolar AS berfluktuasi,” kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede seperti dikutip dari sumber resmi.
Ia menjelaskan bahwa Non-Farm Payrolls (NFP) AS pada Agustus 2024 menambahkan 142 ribu pekerjaan, yang lebih rendah dari estimasi konsensus sebesar 165 ribu.


