KITAINDONESIASATU.COM – Indonesia akan stop atau hentikan 5 komoditas ini pada tahun 2025 nanti.
Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, produksi 5 komoditas itu akan ditingkatkan.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan, Indonesia tidak lagi melakukan impor untuk beberapa komoditas pada tahun 2025 mendatang.
Kelima komoditas yang dihentikan impornya itu, menurut dia, antara lain garam konsumsi, gula konsumsi, beras dan jagung untuk pakan ternak.
“Jadi tidak impor jagung untuk pakan, tidak impor garam untuk konsumsi, tidak impor gula untuk konsumsi, tidak impor beras untuk konsumsi 2025,” ujar Zulkifli seusai Rapat Koordinasi Terbatas Penetapan Neraca Komoditas Pangan 2025 di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin 9 Desember 2024.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan produksi gula dalam negeri sebesar 2,6 juta ton. Produksi gula konsumsi ini juga akan digenjot dengan melakukan pengembangan bibit baru, manajemen perkebunan hingga menjalin kerja sama dengan pelaku UKM.
Untuk garam konsumsi, pemerintah menargetkan produksi bisa mencapai 2,25 juta ton, guna mencukupi kebutuhan dalam negeri yang sebesar 1,76 juta ton pada 2025.
Dari sisi produksi jagung untuk pakan ternak, ditargetkan mampu mencapai 16,68 juta ton. Sedangkan kebutuhan jagung dalam negeri sekitar dari 13 juta ton.
“Jagung itu kebutuhan 13 juta ton. Lebih (produksi jagung pakan), berarti bisa ekspor kita,” katanya.


