Bisnis

IHSG Fluktuatif di Tengah Isu Tarif Trump, BEI Siapkan Strategi Redam Volatilitas

×

IHSG Fluktuatif di Tengah Isu Tarif Trump, BEI Siapkan Strategi Redam Volatilitas

Sebarkan artikel ini
ihsg
Ilustrasi IHSG (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka melemah ke level 5.978 pada awal perdagangan, namun segera pulih dan menembus angka 6.000. 

Pada pukul 09.01 WIB, IHSG sempat turun 0,12 persen ke level 5.989 dengan volume perdagangan mencapai 438,41 juta saham senilai Rp366,30 triliun. Meskipun 197 saham turun dan 109 naik, IHSG kembali menguat pada pukul 09.07 WIB, naik 1,40 persen ke level 6.080.

Namun, para analis memproyeksikan IHSG masih berpotensi melemah pada Rabu (9/4), disebabkan belum adanya kepastian dari Pemerintah AS terhadap proposal Indonesia mengenai tarif resiprokal. 

Baca Juga  PMK No. 49/2025 Resmi Diterbitkan, Ini Skema Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Analis dari Phintraco Sekuritas, Valdy, menyatakan bahwa IHSG bisa saja melemah ke kisaran 5.700–5.800 bila belum ada tanggapan AS sebelum kebijakan diberlakukan sesuai jadwal.

Meski demikian, ada harapan dari pertemuan antar pemangku kepentingan seperti OJK, SRO, Kemenkeu, dan Kemenko Perekonomian yang membahas upaya mendorong investasi dan peran investor domestik. 

Di sisi lain, BRI Danareksa memperkirakan IHSG masih berada dalam tren bearish jangka panjang, dengan potensi turun hingga level support 5.705.

Sebagai respons terhadap kondisi pasar yang bergejolak, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah strategis dengan menyesuaikan aturan trading halt dan batas ARB. Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyatakan bahwa langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor. 

Baca Juga  IHSG Dibuka Menguat Ke Posisi 7.109,26 Hari Ini Kamis 2 Januari 2025, Simak Prediksinya

Selain itu, kebijakan buyback saham tanpa persetujuan RUPS juga telah diberlakukan untuk mendorong likuiditas pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *