KITAINDONESIASATU.COM – Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia menunjukkan sejumlah komoditas dapur masih bertengger di level tinggi. Telur ayam ras tercatat menyentuh Rp33.050 per kilogram, sementara bawang merah berada di kisaran Rp44.100 per kilogram.
Berdasarkan laporan PIHPS yang dirilis di Jakarta pada Minggu (15/3, harga berbagai bahan pokok lain di tingkat pedagang eceran juga terpantau cukup tinggi. Bawang putih misalnya, masih dijual sekitar Rp40.500 per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah I dan II sama-sama berada di angka Rp14.500 per kilogram. Sementara itu beras kualitas medium I dipatok Rp15.950 per kilogram dan medium II Rp15.850 per kilogram. Adapun beras kualitas super I tercatat Rp17.200 per kilogram, sedangkan super II berada di Rp16.750 per kilogram.
Tak hanya itu, deretan harga cabai juga bikin pedas kantong. Cabai merah besar tercatat Rp48.150 per kilogram, cabai merah keriting Rp47.300 per kilogram, cabai rawit hijau Rp55.000 per kilogram, dan cabai rawit merah bahkan melesat hingga Rp84.550 per kilogram.
Di sektor protein hewani, daging ayam ras dijual sekitar Rp41.950 per kilogram. Sementara daging sapi kualitas I menembus Rp146.600 per kilogram dan kualitas II berada di Rp138.550 per kilogram.
Untuk kebutuhan dapur lainnya, gula pasir premium tercatat Rp19.950 per kilogram dan gula pasir lokal Rp18.700 per kilogram. Harga minyak goreng curah berada di kisaran Rp19.350 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp22.850 per liter dan merek II sekitar Rp21.850 per liter.
Data PIHPS juga kembali menegaskan harga telur ayam ras yang masih bertahan di level Rp33.050 per kilogram, menambah daftar bahan pokok yang menjadi sorotan masyarakat. (*)


