Penyebab Utama
Pemicu utama lonjakan ini adalah eskalasi perang yang mulai menghantam infrastruktur sipil dan jalur distribusi energi.
Pada Senin pagi, Bahrain menuduh Iran menyerang pabrik desalinasi yang sangat penting untuk pasokan air minum. Di Teheran, depot minyak dilaporkan masih membara setelah serangan Israel .
Yang lebih krusial, Selat Hormuz ditutup secara efektif karena ancaman rudal dan drone Iran.
Jalur air sempit ini adalah urat nadi energi dunia. Sekitar 15 juta barel minyak mentah—atau sekitar 20% dari total minyak dunia—melewati selat ini setiap hari, membawa kekayaan energi dari Arab Saudi, Kuwait, Irak, Qatar, Bahrain, UEA, dan Iran sendiri.
Kini, kapal tanker enggan melintas, menghentikan aliran pasokan.

