KITAINDONESIASATU.COM – Pengolahan sampah plastik menjadi BBM dengan menggunakan metode pyrolisis bukan suatu yang baru, Get Plastic telah mengembangkan teknologi ini sejak tahun 2014.
Berdasarkan uji coba yang dirilis melalui akun instagram @getplastic.id, Minggu 25 Agustus 2025, dari 10 kg plastik sampah, menghasilkan lebih 8 liter solar siap pakai.
Dengan proses pyrolisis ini kita mampu mengkonversi 1 kg sampah plastik menjadi 1 liter minyak, dalam perhitungannya kurang lebih 80% sampah plastik dapat dikonversi menjadi BBM.
Kami ingin meluruskan narasi dalam @pandanganjogja bahwa perubahan 1 kg sampah plastik menjadi 1 liter minyak secara perbandingannya bukan 1 : 1 tetapi 1 : 0.8 dikarenakan berat massa minyak berbeda dengan berat massa air.
Kami mencoba melakukan praktik penghitungan energi dengan teori koefisien energi, dimana 10 kg sampah yang kami olah membutuhkan 1,8 kg gas LPG sebagai sumber panas dan menghasilkan 10 liter BBM atau setara 8 kg/liter dengan energy balance sekitar 260 MJ.
BBM hasil olahan mesin Get Plastic ini diujicobakan pada transportasi umum di Yogyakarta adalah Si Thole.
Ada lima unit, salah satu busnya ternyata menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dari sampah plastik.
Shuttle Si Thole layani dua titik kantong parkir di tengah Kota Yogyakarta, khusus parkir (TKP) Senopati dan TKP Ngabean.
Khusus Si Thole dengan BBM dari sampah plastik, bertugas untuk melayani penumpang di halte Keraton Yogyakarta.


