Program Sisternet SheInspire Denpasar digelar secara luring dan menyasar sekitar 50 perempuan klien pemasyarakatan, hasil kurasi dan rekomendasi Bapas. Rangkaian kegiatan meliputi kelas mental health, keterampilan tangan (handcraft), baking, hingga kewirausahaan dan literasi keuangan. Program ini telah menjangkau lebih dari 1.000 perempuan Indonesia sejak Desember 2024 dan akan diperluas kembali pada 2026.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan bahwa Sisternet ingin melahirkan lebih banyak perempuan pelaku usaha yang mandiri dan berkelanjutan.
“Kami membangun ekosistem dukungan agar perempuan, termasuk yang sedang bersiap reintegrasi pasca-lapas, mampu membangun hidup mandiri dan produktif,” ujarnya.
KMP 2026: UMKM Perempuan Siap Go Export
Pada 2026, KMP tampil lebih agresif dan komprehensif. Selain pendampingan intensif, finalis akan mendapatkan sesi advisory mendalam, dengan fokus kuat pada Go Export, keberlanjutan bisnis, dan dampak sosial.
Total hadiah modal usaha Rp200 juta disiapkan untuk para pemenang terpilih. Program ini diselenggarakan bersama FUZZ sebagai mitra komunikasi dan aktivasi digital. Pendaftaran dibuka hingga Februari 2026, dengan rangkaian seleksi, mentoring, hingga grand final pada April 2026.
Syarat utama KMP 2026 antara lain: perempuan WNI (e-KTP); usaha aktif minimal 1 tahun; memiliki NPWP dan NIB/P-IRT; dan akun bisnis Instagram aktif dan omzet berjalan.
Seluruh proses pendaftaran, seleksi, dan publikasi dilakukan melalui aplikasi Sisternet, yang kini hadir dengan fitur lebih lengkap: DigiHer, AI Assistant, Acara Sister, hingga fitur Kompetisi. (*)



