Untuk melengkapi koleksinya, Dimas kerap berburu mainan ke berbagai tempat, bahkan sering bertukar dengan sesama penjual. “Kita nyari-nyari, terus kadang teman ada yang nawarin, misalkan di toko ini belum ada ya kita ambil. Jadi kalau ada orang yang menanyakan mainan itu kita ada, walaupun cuma satu. Sebisa mungkin lengkaplah walaupun toko kecil tapi lengkap,” tambahnya.
Tak hanya melayani pembeli di Bogor, Kokoreh Cocooan juga menjangkau pasar internasional melalui penjualan daring. “Kirim paling jauh alhamdulillah lewat Shopee, kita bisa ke Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam,” kata Dimas bangga.
Kini, toko kecil yang lahir dari hobi itu menjadi surga bagi para kolektor mainan lawas, sekaligus bukti bahwa passion bisa menjadi ladang usaha yang menjanjikan. (Nicko)***



