KITAINDONESIASATU.COM – Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, angkat bicara terkait usulan politisi Partai Nasdem Irma Chaniago bahwa cukai rokok untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Usulan tersebut dianggap akan menjadi kontradiksi moral.
“Menggunakan dana cukai rokok untuk mendanai program gizi bagi anak-anak menghadirkan kontradiksi moral yang sulit diabaikan,” ujar Nur Hidayat dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 18 Januari 2025.
Ia menjelaskan, cukai rokok menjadi sumber dana untuk MBG di mana rokok merupakan salah satu penyebab utama berbagai masalah kesehatan di Indoensia, termasuk penyakit paru-paru, jantung, dan kanker.
“Mengandalkan cukai rokok, pemerintah secara tidak langsung mendukung konsumsi rokok untuk membiayai program yang bertujuan meningkatkan kesehatan generasi muda,” katanya.
Di sisi lain, penggunaan cukai rokok mengirimkan pesan yang salah kepada msayarakat. Seharusnya mendorong pola hidup sehat, justru tampak bergantung pada produk yang merugikan kesehatan untuk mendanai program kesejahteraan.
“Ini bisa menciptakan persepsi bahwa konsumsi rokok adalah sesuatu yang ‘diperbolehkan’ karena memberikan kontribusi positif dalam bentuk pendanaan program sosial,” tuturnya.
Ia menyarankan pemerintah mengeksplorasi alternatif pendanaan lain yang lebih konsisten dengan visi kesehatan dan kesejahteraan masyararakat, ada dua cara yakni:
Pertama, dengan optimalisasi dana APBN Pemerintah dapat mengalokasikan kembali dana dari pos-pos anggaran yang kurang mendesak untuk mendukung MBG. Dengan meningkatkan efisiensi belanja negara dan mencegah kebocoran anggaran, pemerintah dapat menciptakan ruang fiskal yang lebih besar untuk program ini.
Kedua, dengan peningkatan penerimaan pajak maka reformasi perpajakan yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan memperluas basis pajak dapat memberikan tambahan penerimaan negara yang signifikan.
“Dengan demikian, pemerintah dapat membiayai MBG tanpa perlu bergantung pada dana dari sektor yang kontroversial,” tandasnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Chaniago tidak setuju atas usulan Ketua DPD Sultan B Najamuddin agar dana zakat digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis. Sebaliknya, Irma mengusulkan agar cukai rokok digunakan mendanai MBG karena cukai rokok per tahun cukup besar mencapai Rp150 triliun. (*)


